Aikido Tomiki Dan Penggunaannya untuk Bela Diri

Bayangkan berjalan pulang larut malam saat tiba-tiba sekelompok orang keluar entah dari mana dan mulai mengelilingi Anda. Seseorang dapat berteriak meminta pertolongan dengan harapan bahwa penduduk setempat akan menawarkan bantuan atau hanya memberikan uang dan berharap bahwa penjahat akan pergi setelah itu Judi Online .

Tapi bagaimana jika orang-orang ini menginginkan lebih dari sekedar uang di tas? Penggunaan semprotan merica atau gada mungkin bisa mengetuk dua orang keluar tapi ada sesuatu yang lebih baik yang dibutuhkan untuk pertahanan yang tepat. Contoh yang bagus adalah belajar seni bela diri dan jika orang tersebut tidak mau menimbulkan banyak kerusakan, maka aikido adalah cara untuk pergi.

Apa itu aikido? Ini adalah seni bela diri Jepang seperti Judo atau Karate yang menggunakan terutama senjata untuk memblokir gerakan serangan dan kemudian mengalihkannya kembali dengan kekuatan yang sama ke lawan.

Ini seperti menangkap bola dengan satu tangan dan kemudian mengembalikannya kembali ke pemain lain. Langkahnya sangat cepat yang pasti akan memukau orang yang pernah melihat salah satu film aksi Steven Segal.

Aikido tidak seperti seni bela diri lainnya yang ada sejak tahun 1930an. Karena semakin banyak siswa yang belajar dari pria yang menemukannya, sejumlah dojo baik di Jepang maupun di belahan dunia lainnya terbentuk. Hal ini juga menyebabkan perkembangan teknik yang berbeda di Aikido seperti Aikikai, Yoshinkan dan Yoseikan.

Berlatih dengan rekan sparring dan melakukan latihan di dojo tidak seberapa dibandingkan dengan pertarungan yang sebenarnya. Inilah alasan mengapa cara terbaik untuk tetap bugar adalah berpartisipasi dalam kompetisi yang lebih dikenal dengan Tomiki Aikido  Agen Judi Bola.

Aikido tidak seperti seni bela diri lainnya belum dipentaskan di Olimpiade. Namun, ada kompetisi reguler yang diselenggarakan oleh klub universitas dan dojo lokal di masyarakat.

Persaingan seperti di Karate, Tae Kwan Do atau Judo ada di antara dua orang. Pemain yang berhasil menyerang lawan lainnya mendapat satu poin.

Aikido adalah seni bela diri yang bisa dipelajari oleh hampir semua orang tanpa memandang jenis kelamin atau usia. Yang harus dilakukan orang hanyalah mendaftar di dojo, belajar dasar-dasar dan kemudian berlatih secara teratur untuk mengembangkan keterampilan yang lebih baik.

Individu mungkin tidak melakukannya dengan benar pada saat pertama atau jatuh lebih sering daripada yang lain tapi setiap orang harus menjalani hal yang sama untuk menjadi petarung yang lebih baik.

Ketika orang tersebut siap, tidak ada salahnya untuk berpartisipasi dalam Tomiki Aikido, yang diadakan setiap bulan di negara bagian yang berbeda. Orang tersebut seharusnya melihat apakah ada sesuatu di papan buletin atau online karena klub tertentu juga mengumumkan kejadian seperti itu di web.

Aikido terutama untuk tujuan defensif. Tidak ada pukulan tajam atau pukulan yang biasanya dikaitkan dengan seni bela diri lainnya. Ini bisa mempersiapkan seseorang secara fisik dan mental untuk merespons berbagai situasi.

Pembelaan diri adalah sesuatu yang setiap orang perlu pelajari. Memiliki semprotan pisau atau lada kecil bisa membantu sedikit jika peluangnya terlalu banyak, maka sekarang saatnya menggunakan tangan untuk tempur tangan. Sebuah serangan mungkin tidak terjadi besok atau satu minggu dari sekarang tapi keterampilan yang dipelajari di Aikido akan berguna untuk bisa membela diri dari unsur-unsur kriminal dan berhenti menjadi korban.

Tinggalkan Balasan